4 Pelajaran berharga tentang Empati dari drakor Love Sync

 



Ngerasa ga? Kadang kita cepat banget judge someone karena mendengar mereka cerita padahal mendengarkan dan memahami dua hal yang beda! 

Mungkin kamu yang udah ikutin blog ini pasti sadar kan minggu lalu ada artikel restorynya drakor Love Sync nah sekarang kita bakal bahas tentang empati yang jadi salah satu poin penting yang bisa kita pelajari dari drakor Love Sync. 


# 1 Jangan menghakimi seseorang sebelum paham tentang perasaan mereka

Ini yang sering banget dialami Yoo Ji-an dan ini yang bikin akhirnya Ji-an mengalami kesulitan buat memahami emosi orang lain. Misalnya pas dia jadi tokoh utama sebuah drama tapi pas reading kayaknya plain gitu gaada emosi dari tokoh yang harusnya dia perankan. 

Pelajaran buat kita: kita sering anggap orang yang tidak menunjukkan emosi yang kita harapkan kayak ga care atau ga berempati. Padahal kita udah berasumsi terlalu jauh karena satu reaksi itu ga menggambarkan karakter orang tersebut. 


# 2 Mendengarkan seseorang bukan berarti memahami mereka

Di Love in Sync, Jia-an bisa mendengakan perasaan Eunhwan tapi tetap beda dengan saat dia mengalami sendiri. Kayak waktu Eunhwan harus menghadapi kakaknya yang traumanya kambuh, Jian bisa tapi dia ga bisa benar-benar paham apa yang dirasakan Eunhwan. 


Pelajaran buat kita: kita sering mendengarkan cerita seseorang tapi menafsirkan masalahya dari sudut pandang kita sendiri dan berakhir dengan respon orang itu yang merasa kayak kok kita ga care ya? Sekarang kita harus belajar buat mendengarkan tanpa membandingkan, buru-buru menyela atau kasih solusi tanpa diminta dengerin aja. 


# 3 Empati tak berarti kamu harus menanggung penderitaan semua orang

Di Love Sync, Eunhwan yang bisa mendengar perasaan Jian kadang sampe merasa bahwa dialah orang yang menanggung penderitaan Ji-an tapi sebenarnya nggak. 

Pelajaran buat kita: Peduli sama seseorang bagus tapi itu bukan berarti kita harus menyelesaikan semua masalahnya dan mengabaikan perasaan kita sendiri. Kita bisa kok memahami orang tanpa mengabaikan batasan dan perasaan kita sendiri. 


# 4 Memahami orang lain perlu kemauan buat belajar 

Di Love Sync, Ji-an memerankan sebuah karakter tapi dia ga bisa walaupun sudah memakai emosinya Eunhwan. Dia masih ga paham kenapa kalau cinta harus meninggalkan. Sampe akhirnya dia dan Eunhwan beneran pisah. 

Pelajaran buat kita: Empati bukan kemampuan untuk selalu mengetahui apa yang dirasakan orang lain. Empati juga melibatkan kesediaan mengakui bahwa pemahaman kita mungkin belum lengkap. Kita tidak harus selalu benar dalam memahami orang lain, tetapi kita harus bersedia mendengarkan, mengoreksi kesalahpahaman, dan belajar dari pengalaman.


Empati dimulai saat kita berusaha memahami. 

Dari empat poin tadi bis kita simpulkan bahwa empati dimulai saat kita berusaha memahami orang lain bukan cuman mendengarkan atau merasakan perasaan mereka. Kita tetap harus belajar memahami apa yang dialami orang lain. Put us into their shoes belajar buat berada di pihak yang mengalami so we can understand them better. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review novel When Love Walked In karya Ega Dyp

4 Reasons Why Rest Is a Powerful Investment for Writers

Cara Menulis Klimaks Cerita yang Meledak: Panduan Step-by-Step untuk Penulis Fiksi