3 Alasan Mengapa Joy dari Betrayed by the Prince Adalah Definisi "I'll Leave So You Can Live Better"

 

Pernah dengar quote "I'll leave so you can live better"?

Biasanya kalimat ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memilih pergi demi kebahagiaan orang yang dicintainya. Para Kpopers lama mungkin juga masih ingat lagu debut G.NA berjudul I'll Leave So You Can Live Better yang bercerita tentang seseorang yang memilih merelakan kekasihnya bersama orang lain.

Kalau di dunia novel, mungkin kalian bisa mengingat Cessa dalam novel 1 for you yang memilih pergi ke Amerika Serikat dan membiarkan Surya tidak mengetahui bahwa ingatannya telah kembali. Semua itu dilakukan demi kebahagiaan Surya.

Menurutku, Joy dari short drama Betrayed by the Prince, She Married a King and Became Queen of Another Nation adalah salah satu karakter yang paling menggambarkan makna quote tersebut.

Meskipun Joy tidak pernah mengucapkan kalimat itu secara langsung, seluruh tindakannya menunjukkan arti sebenarnya dari "I'll leave so you can live better."

Berikut tiga alasannya.

1. Joy Tidak Pernah Menjadi Pilihan Pertama

Sejak awal drama, terlihat jelas bahwa Joy bukanlah pilihan utama Terry, yang sebenarnya adalah Putra Mahkota Rylan.

Saat Joy sakit, perhatian Terry justru tertuju pada adik tirinya, Lune. Ketika Joy dan Terry sedang bersama, Terry lebih memilih menyelamatkan Lune dibandingkan dirinya. Bahkan pahatan yang dibuat Terry pun bukan untuk Joy, melainkan untuk Lune.

Mungkin bagi orang lain itu hanya momen-momen kecil. Namun bagi Joy, semua tindakan tersebut perlahan menyadarkannya akan satu hal penting.

Ia tidak pernah menjadi prioritas.

Joy mungkin mencintai Terry, tetapi cinta tidak selalu cukup ketika seseorang terus-menerus menunjukkan bahwa hatinya berada pada orang lain.

Sejak awal, Joy tidak kalah karena kurang baik atau kurang tulus. Ia kalah karena dirinya tidak pernah menjadi pilihan pertama.

2. Terry Terus Memilih Lune dalam Setiap Situasi

Jika alasan pertama menunjukkan bahwa Joy bukan prioritas, alasan kedua membuktikan bahwa Terry selalu memilih Lune, bahkan ketika Joy membutuhkan dukungannya.

Saat Joy menghadapi hukuman dari ratu, Terry memilih berbohong demi melindungi Lune. Ketika Joy berada dalam bahaya, Terry kembali mendahulukan keselamatan Lune.

Yang lebih menyakitkan lagi, saat Joy masih dalam kondisi lemah, Rylan memaksa pengambilan darahnya demi membantu Lune tetap sehat.

Di hadapan permaisuri, Terry terus membela Lune tanpa berusaha mencari tahu kebenaran yang sebenarnya.

Padahal Joy pernah menyelamatkan nyawanya.

Padahal Joy sudah berulang kali mengatakan apa yang sebenarnya terjadi.

Namun bagi Terry, Joy tetap dianggap sebagai orang yang membully Lune.

Inilah yang membuat kisah Joy terasa begitu menyakitkan. Bukan karena satu pengkhianatan besar, melainkan karena berkali-kali orang yang ia cintai memilih orang lain di atas dirinya.

3. Joy Memilih Pergi, Bukan Membalas Dendam

Hal yang paling membuatku menyukai karakter Joy adalah kenyataan bahwa ia tidak memilih jalan balas dendam.

Padahal ia memiliki banyak alasan untuk membenci Lune.

Lune terus menyakitinya.

Ayahnya memperlakukannya seperti orang asing.

Dan pria yang ia cintai justru mencintai adik tirinya.

Namun Joy tidak berusaha menghancurkan hidup mereka.

Ia juga tidak memohon agar Terry mempercayainya.

Ia tidak mengejar pengakuan dari orang-orang yang sejak awal tidak pernah berpihak padanya.

Sebaliknya, Joy memilih menghadap raja dan meminta untuk dinikahkan dengan Raja Kaelan dari Kerajaan Utara Di demi perdamaian kedua kerajaan.

Keputusan itu bukan bentuk pelarian.

Melainkan bentuk keberanian untuk meninggalkan tempat yang terus menyakitinya.

Makna Sebenarnya dari "I'll Leave So You Can Live Better"

Jika kalian menonton short drama ini, Joy memang tidak pernah mengatakan kalimat "Aku akan pergi supaya kamu bisa hidup lebih baik."

Namun tindakannya menunjukkan makna tersebut dengan sangat jelas.

Joy membiarkan Terry mendapatkan apa yang selama ini ia inginkan, yaitu bersama Lune.

Ia tidak menghalangi hubungan mereka.

Ia tidak memaksa Terry memilih dirinya.

Ia tidak mencoba membuat Terry merasa bersalah.

Joy pergi bukan untuk menghukum Rylan.

Ia pergi karena sadar dirinya tidak diinginkan.

Dengan ayah yang mengabaikannya, adik tiri yang terus menyakitinya, dan pria yang dicintainya yang selalu membela orang lain, Joy akhirnya memilih meninggalkan semuanya.

Dan terkadang, itulah bentuk cinta yang paling dewasa.

Ironi Terbesar dalam Cerita

Yang membuat kisah ini semakin menyedihkan adalah kenyataan bahwa Rylan baru menyadari semuanya setelah Joy pergi.

Setelah Joy meninggalkan Kerajaan Sheng, Rylan akhirnya mulai menyelidiki berbagai kejadian yang selama ini ia abaikan.

Ia mengetahui bahwa Joy tidak pernah membully Lune.

Ia menemukan petunjuk mengenai kematian Jenderal Frost, ibu Joy.

Dan yang paling penting, ia mulai memahami siapa orang yang selama ini benar-benar tulus kepadanya.

Saat masih menjadi shadow guard, Joy selalu memperlakukannya dengan baik tanpa memandang statusnya.

Sebaliknya, ketika Rylan kembali mendekati Lune sebagai Terry, ia justru melihat sisi asli Lune yang selama ini tersembunyi.

Di situlah Rylan akhirnya menyadari bahwa orang yang ia cintai sebenarnya adalah Joy.

Sayangnya, kesadaran itu datang terlambat.

Mungkin itulah salah satu ironi terbesar dalam hidup.

Terkadang kita baru benar-benar menyadari nilai seseorang setelah kehilangannya.

Kaelan Menunjukkan Apa Artinya Dicintai dengan Benar

Untungnya, kisah Joy tidak berhenti pada rasa sakit dan penyesalan.

Di Utara Di, Joy bertemu Kaelan.

Berbeda dengan Rylan, Kaelan tidak pernah memaksakan perasaannya.

Ia memberi Joy ruang untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya.

Ia menghargai pendapat Joy dan selalu mendukung setiap keputusan yang diambilnya.

Ketika Joy kembali ke Kerajaan Sheng untuk mengambil pedang peninggalan ibunya, Kaelan bahkan menyamar sebagai shadow guard demi melindunginya.

Setelah mengetahui semua penderitaan yang dialami Joy, Kaelan tetap berada di sisinya.

Ia tidak hanya memberikan cinta.

Ia juga memberikan rasa aman, kepercayaan, dan penghargaan yang selama ini tidak pernah Joy dapatkan.

Perbedaan antara Kaelan dan Rylan terlihat sangat jelas.

Rylan membuat Joy terus mempertanyakan dirinya sendiri.

Sementara Kaelan membuat Joy merasa dirinya berharga.

Kesimpulan

Di akhir short drama, Joy hidup bahagia sebagai Ratu Utara Di, sementara Rylan harus menghadapi penyesalan atas semua keputusan yang pernah diambilnya.

Kisah Joy mengajarkan bahwa terkadang bentuk cinta terbesar bukanlah bertahan, melainkan pergi.

Meninggalkan seseorang yang tidak pernah memilihmu bukan berarti kalah.

Justru itu bisa menjadi langkah pertama menuju kebahagiaan yang lebih baik.

Dan Joy membuktikan bahwa ketika kita berani meninggalkan tempat yang tidak menghargai kita, mungkin saja kebahagiaan yang selama ini kita cari sedang menunggu di tempat lain.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review novel When Love Walked In karya Ega Dyp

Cara Menulis Klimaks Cerita yang Meledak: Panduan Step-by-Step untuk Penulis Fiksi

Overcoming Victim Mentality: A 4-Step Battle Strategy to Transform Negative Thoughts