Restory Betrayed by the Prince, She Married a King and Became Queen of Another Nation

 

Dua minggu lalu kita sempat membahas drama pendek Rejected by Her First Love, She Weds His Brother! Now the Prince Regrets It and Goes Mad yang mengajarkan bahwa ketulusan seseorang tidak seharusnya dianggap remeh. Kali ini, kita akan membahas drama pendek lain yang tak kalah menarik, yaitu Betrayed by the Prince, She Married a King and Became Queen of Another Nation.

Drama ini menghadirkan kisah tentang pengkhianatan, penyesalan, dan kesempatan kedua yang datang dari orang yang tepat. Yuk, langsung masuk ke restory-nya!

Joy, Putri Sah yang Selalu Disakiti

Cerita dimulai dengan Joy, putri sah dari keluarga Marquis. Sejak kecil, hidupnya tidak pernah mudah. Setelah ibunya meninggal, ayahnya mengangkat wanita simpanannya menjadi istri resmi dan membawa putrinya, Lune, ke dalam keluarga.

Joy memiliki seorang shadow guard atau pengawal bayangan bernama Terry. Dialah orang yang pernah diselamatkan Joy di masa lalu dan kemudian bersumpah untuk melindunginya.

Seiring berjalannya waktu, Joy mulai menaruh perasaan pada Terry. Namun tanpa sepengetahuannya, Terry sebenarnya bukanlah pengawal biasa. Identitas aslinya adalah Rylan, Putra Mahkota Kerajaan Sheng.

Rylan sengaja menyamar sebagai pengawal untuk mengamati para putri keluarga Marquis. Sayangnya, sejak awal hatinya sudah tertuju pada Lune.

Bahkan ketika Joy menceritakan bagaimana ibunya dibunuh dan bagaimana dirinya diperlakukan tidak adil oleh keluarga Marquis, Rylan tetap memilih mempercayai Lune.

Pengkhianatan yang Membuat Hati Joy Mati

Hari demi hari, Joy terus menerima perlakuan buruk.

Rylan selalu memihak Lune. Ia membiarkan Joy dihukum, disiksa oleh bandit, dimanfaatkan oleh keluarga Marquis, bahkan harus mengorbankan dirinya demi keselamatan Lune.

Setiap kejadian membuat hati Joy semakin dingin.

Sampai akhirnya ia mengambil keputusan besar.

Joy menghadap raja dan memohon agar dirinya dikirim ke Kerajaan Utara Di untuk menikah dengan Raja Kaelan. Awalnya sang raja terkejut, tetapi Joy bersikeras. Ia sudah tidak tahan hidup di lingkungan yang terus menyakitinya.

Permohonannya akhirnya dikabulkan.

Yang menarik, Joy tidak memberi tahu Rylan tentang keputusannya.

Ia diam-diam menyiapkan gaun pernikahannya. Namun Lune yang mengira Joy akan menikah dengan Terry justru merusak gaun tersebut dengan mengguntingnya.

Joy Meninggalkan Sheng dan Menjadi Ratu Utara Di

Hari pernikahan akhirnya tiba.

Joy berangkat menuju Utara Di dengan status sebagai putri kerajaan. Ayahnya yang belum tau kalau Joy memutuskan pergi ke kerajaan utara kaget. Karena Joy berangkat dengan gelar puteri Zhaohui. Hatinya sudah bulat ia akan pergi meninggalkan kerajaan Sheng dan rumah yang tak pernah benar-benar terasa seperti rumah setelah ibunya meninggal. 

Setelah Joy pergi, Rylan kembali menyamar sebagai Terry dan mendatangi Lune.

Di luar dugaan, Lune justru mempermalukannya.

Bahkan Lune mengungkap fakta bahwa gadis yang pernah membagikan bubur kepada Rylan di masa lalu sebenarnya adalah Joy, bukan dirinya.

Rylan mulai curiga.

Ia memerintahkan bawahannya untuk menyelidiki seluruh kebenaran tentang Joy dan Lune.

Hasil penyelidikan itu membuatnya syok.

Selama ini Joy bukanlah pelaku perundungan seperti yang dituduhkan. Justru Lune dan keluarganyalah yang terus menjebaknya. Semua cerita tentang ibunya Joy yang dibunuh juga ternyata benar.

Penyesalan Rylan Datang Terlambat

Meski sempat menyiapkan pesta untuk Lune, Rylan akhirnya menggunakan acara tersebut untuk membuka seluruh kebohongan yang selama ini disembunyikan.

Di depan banyak orang, ia mempermalukan Lune dan keluarga Marquis.

Saat itulah Rylan mulai menyadari perasaannya yang sebenarnya.

Orang yang ia cintai selama ini bukanlah Lune.

Melainkan Joy.

Namun penyesalan itu datang terlambat.

Joy sudah pergi dan memulai hidup baru.

Karena merasa dikhianati, Rylan menjatuhkan hukuman kepada Lune dan keluarganya atas semua kebohongan yang mereka lakukan.

Kaelan, Pria yang Memberikan Cinta dan Penghormatan

Sementara itu, kehidupan Joy di Utara Di jauh berbeda.

Raja Kaelan menerima Joy dengan hangat. Ia bahkan menggendong Joy dan memberinya kalung penerimaan sebagai simbol bahwa Joy kini adalah istrinya sekaligus Ratu Utara Di.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Joy merasakan bagaimana rasanya dihargai.

Kaelan memperlakukannya dengan penuh perhatian dan kelembutan, sesuatu yang tidak pernah ia dapatkan dari Rylan.

Hubungan mereka perlahan tumbuh menjadi hubungan yang hangat dan penuh kepercayaan.

Kembalinya Joy ke Kerajaan Sheng

Suatu hari, muncul kabar bahwa pedang milik Jenderal Frost, ibu Joy, telah ditemukan.

Karena pedang itu memiliki nilai sentimental yang sangat besar, Joy ingin mengambilnya kembali.

Masalahnya, pedang tersebut berada di Kerajaan Sheng.

Kaelan akhirnya mengizinkan Joy pergi dengan syarat ia tetap mendapatkan perlindungan.

Tanpa sepengetahuan Joy, Kaelan ikut menyamar sebagai shadow guard bernama Justin.

Sesampainya di Sheng, Joy berusaha mengambil kembali pedang ibunya. Namun Rylan menolak menyerahkannya begitu saja.

Ia bahkan menuntut berbagai syarat, termasuk hukuman bagi ayah Joy, ibu Lune, dan Lune sendiri.

Raja Utara Di Menunjukkan Siapa yang Sebenarnya Berkuasa

Rylan masih berharap Joy mau kembali kepadanya.

Namun semua harapan itu hancur ketika Kaelan mengungkap identitasnya.

Sebelumnya, Rylan sempat memerintahkan bawahannya untuk membunuh Justin tanpa mengetahui bahwa Justin sebenarnya adalah Raja Kaelan.

Saat pertemuan berlangsung, Joy dengan jujur mengatakan bahwa dirinya bahagia di Utara Di dan tidak pernah berniat kembali ke Sheng.

Tak lama kemudian, identitas Kaelan terbongkar.

Raja Utara Di langsung berdiri di sisi Joy sebagai suaminya.

Rylan tidak bisa berbuat apa-apa.

Sebaliknya, ia justru mendapat hukuman karena berusaha mencelakai Kaelan.

Akhir Konflik dengan Lune

Sementara itu, Lune dan ibunya berhasil melarikan diri.

Mereka menyembunyikan identitas dengan berbagai cara. Ibunya menyamar sebagai pelayan, sedangkan Lune menjadi penari.

Ketika Kerajaan Sheng mengadakan pesta perpisahan untuk Joy dan Kaelan, Lune muncul dan membuat kekacauan.

Dipenuhi rasa iri dan kebencian, ia berusaha membunuh Joy.

Lune tidak bisa menerima kenyataan bahwa Joy yang dulu selalu menderita kini hidup bahagia sebagai ratu, sementara dirinya kehilangan segalanya.

Dalam kekacauan tersebut, Rylan bahkan sampai menusuk dirinya sendiri.

Lune yang puas melihat Rylan menyakiti dirinya sendiri sempat oleng memberi kesempatan pada Kaelan untuk membawa Joy kembali ke sisinya. 

Sebelum Joy pulang ke Utara Di, Rylan akhirnya menyerahkan pedang milik ibunya sebagai bentuk penyesalan terakhir.

Ending Betrayed by the Prince, She Married a King and Became Queen of Another Nation

Di akhir cerita, Joy mengucapkan terima kasih dan menaiki kereta menuju Utara Di bersama Kaelan.

Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa dirinya tidak akan pernah kembali ke Kerajaan Sheng.

Kini Joy bukan lagi gadis yang terus disakiti.

Ia telah menjadi Ratu Utara Di dan menemukan seseorang yang benar-benar menghargainya.

Sementara itu, Rylan hanya bisa menyaksikan kepergian wanita yang akhirnya ia sadari sebagai cinta sejatinya.

Sayangnya, kesadaran itu datang ketika semuanya sudah terlambat.

Moral of the Story

Drama ini mengajarkan bahwa kita tidak boleh langsung mempercayai asumsi tanpa mencari kebenaran terlebih dahulu.

Selain itu, terkadang kebahagiaan tidak datang dari orang yang sudah lama kita cintai, melainkan dari seseorang yang menghargai dan memperlakukan kita dengan baik sejak awal.

Seperti Joy, terkadang langkah terbaik adalah meninggalkan masa lalu yang menyakitkan dan membuka hati untuk kesempatan baru yang lebih baik.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review novel When Love Walked In karya Ega Dyp

Cara Menulis Klimaks Cerita yang Meledak: Panduan Step-by-Step untuk Penulis Fiksi

Overcoming Victim Mentality: A 4-Step Battle Strategy to Transform Negative Thoughts